Menurut Kantor Berita ABNA, pemerintah Pakistan mengeluarkan laporan resmi mengenai jumlah korban akibat berbagai ledakan bom yang terjadi di beberapa kota di Pakistan maupun serangan bersenjata oleh penembak gelap. Disebutkan selama 3 bulan awal tahun 2013 telah terjadi 54 ledakan di 11 lokasi kejadian yang berbeda. Total korban jiwa dari sejumlah ledakan tersebut sebanyak 537 orang dan 1103 mengalami luka-luka dan cacat tubuh yang harus ditanggung seumur hidup.
Serangan terbaru kelompok teroris Wahabi yang ditujukan kepada warga muslim Syiah terjadi pada hari Jum'at (29/3) di kota Pesyawar yang penduduknya mayoritas muslim Syiah. Serangan tersebut merenggut nyawa 12 orang dan 10 lainnya luka-luka, korban termasuk dari pihak keamanan.
Mayoritas korban dari kalangan warga muslim Syiah, karena memang dari sejumlah serangan dan ledakan yang terjadi kesemuanya di pemukiman warga Syiah. Sejumlah pengamat mengatakan bahwa aksi teror dan kekerasan tersebut memang bertujuan untuk menimbulkan konflik antar warga dengan perbedaan mazhab sebagai isu sentralnya. Meskipun kerap menjadi korban, warga muslim Syiah tidak melakukan aksi balasan kepada komunitas muslim Sunni, sebab tahu bahwa pelakunya adalah kelompok teroris buatan Amerika dan Israel yang sengaja hendak berupaya merusak upaya persatuan Islam dan pendekatan antar mazhab.
Disebutkan bahwa kelompok teroris yang terdiri dari Laskar Taibah, Laskar Jangju, Janbash al Islam maupun al Qaidah adalah kelompok-kelompok yang mengatasnamakan Islam dan jihad untuk menimbulkan fitnah dan kekacauan di tengah-tengah kaum muslimin. Sudah menjadi rahasia umum, sejumlah kelompok teroris tersebut mendapat bantuan dana maupun dukungan dari gerakan zionis internasional.